Saturday, 14 May 2011


Labuhanbilik, Jurnal Labuhanbatu : Warga masyarakat yang bermukin sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) Barumun, tepatnya di Dusun Sei Udang, Desa Sei Siarti, Kecamatan Panaitengah, Kabupaten Labuhanbatu, akhir-akhir ini diliputi perasaan resah.

Keresahan warga tersebut terjadi, menyusul tercemarnya alur DAS (Daerah Aliran Sungai) Barumun tersebut, yang diduga berasal dari buangan limbah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit, milik perusahaan perkebunan PT CSR (Cisadane Sawit Raya) ditempat itu.

Limbah PKS PT Cisadane Sawit Raya, yang menggenangi pemukiman warga di Dusun Sei Udang, Desa Sei Siarti, Kecamatan Panaitengah, Labuhanbatu. (Foto Jurnal Labuhanbatu / istimewa)

Air buangan limbah pabnk pengolahan minyak kelapa sawit milik PT CSR tersebut, mengalir disepanjang parit yang berada di sekitar pemukiman warga.

Mantan Kepala Dusun Sei Udang, Robinson Samosir, didampingi warga lainnya, bermarga Hutasoit, usai menggelar musyawarah wali murid di pelataran parkir Sekolah Dasar Swasta ‘Perjuangan’ didaerah trsebut, Rabu siang (27/4), mengungkapkan hal ini kepada wartawan.

“Warga dusun ini jelas resah. Akibat buangan limbah PKS PT.Cisadane,” tegas Robinson Samosir. Sebab lanjutnya, air limbah yang dibuang perusahaan raksasa itu, mengalir melewati parit yang berdekatan dengan perumahan warga. Sehingga aroma tak sedap selalu muncul di hidung warga.

Selain itu katanya, warga pun kini enggan mengkonsumsi air minum dari sumur. Karena khawatir air sumur tersebut, sudah bercampur dengan air limbah. Air sumur kini warnanya sudah berobah dari biasanya. Dan juga mengeluarkan bau tidak sedap.

Bukan hanya itu, timpal Hutasoit, hasil tangkapan ikan nelayan pun sudah semakin berkurang. Ikan yang ada di sepanjang parit buangan limbah PT CSR itu, sering terlihat bermatian.

Yang lebih parahnya lagi, selain lahan pemukiman warga yang terkena genangan buangan limbah. Lahan pertanian masyarakat pun sering terkena limbah.

“Kami berharap. Kiranya Bupati Labuhanbatu, dr H Tigor Panusunan Siregar bersama wakilnya Suhari Pane SIP, bisa memperhatikan ini. Serta menyahuti keluhan kami ini”, ucap Robinson Samosir mengakhiri keterangannya.(LB.05)

Sumber: http://jurnal-labuhanbatu.com/?p=1967#more-1967

0 comments:

Post a Comment